Rabu, 14 November 2012

Hakikat Niat


Dalam Kitab Ighatsah al-Lahfan, Ibnu Qayyim berkata “ Arti niat adalah menyengaja  dan berkeinginan yang kuat untuk melakukan sesuatu. Niat terletak dalam hati, dan ia tak ada berhubungan sama sekali dengan lisan. Oleh karena itu, tidak ada satu hadits pun yang menjelaskan bahwa Rasulullah saw. dan para sahabat melafalkan niat. Melafalkan niat ketika hendak bersuci dan mengerjakan shalat bisa memberi peluang  pada setan untuk mengganggu dan menanamkan rasa waswas, setan mengekang dan menyiksa mereka dengan niat, sehingga mereka berusaha untuk memperbaiki (niatnya). Hal ini bisa Anda lihat pada sebagian orang yang terus menerus mengulang-ulang (dalam melafalkan) niat, padahal (melafalkan) niat tidak termasuk bagian dari shalat.
Wallahu’alam…
(Di kutip dari Terjemahan Kitab Fiqih Sunnah karangan Syekh Sayyid Sabiq Jilid 1)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar