Senin, 26 November 2012

Berita kerasulan Rasulullah Saw. di Kitab Agama Hindu

   Abbas Mahmud Al-Aqqad mengutip Ustadz Abdul Haqq mengatakan : Nama rasul Arab, Ahmad, tertulis dengan lafal Arabnya dalam kitab Sama-Veda yang merupakan salah satu di antara himpunan kitab suci agama Hindu, Weda. Dalam juz kedua kita tersebut, alinea keenam dan alinea kedelapan tertulis:
   "Sesungguhnya Ahmad menerima syari'at dari Tuhannya. Syari'at tersebut sarat dengan hikmah (kebijaksanaan). Ia mengambil cahaya dari-Nya seterang cahaya yang diperoleh dari matahari." (1)

(1) Sa'id Hawa, Muhammad Saw.

(Dikutip dari Terjemahan Buku Air Mata Nabi/ Sad Management Ala Nabi, karangan Abu Abdurrahman Al-Mishri)

Kesaksian Sebatang Pohon Atas Kerasulan Rasulullah Saw.

   Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra. ia bercerita : Kami pernah bersama-sama dengan Rasulullah Saw. dalam sebuah perjalanan, lalu ada seorang Arab Baduwi datang (menuju rombongan kami). Begitu ia mendekat, Rasulullah Saw. menyapanya,"Mau kemana kamu?"
   "Pulang ke keluargaku." Jawab si Baduwi
   "Maukah kau ke sesuatu yang lebih baik." Tukas Nabi
   "Apa itu?" Tanya si Baduwi
   "Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal dan tiada sekutu bagi-Nya, dan bahwasannya Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya." Jawab Nabi Saw.
   "Apakah engkau memiliki saksi atas apa yang aku ucapkan?" Tanya si Baduwi.
   "Pohon ini." Tegas Nabi Saw. seraya memanggil pohon tersebut yang berada di pinggir lembah. Ajaib, pohon itu datang dengan membelah bumi, lalu berdiri tegak di hadapan beliau. Beliau lantas memintanya untuk bersaksi sebanyak tiga kali dan ia pun bersaksi sebagaimana yang beliau nyatakan. Selanjutnya, pohon itu kembali ke tempat asalnya dan si Arab Baduwi pun kembali ke kaumnya seraya berkata,"Jika mereka mau mengikutiku, aku akan membawa mereka menghadapmu, namun jika tidak, aku akan kembali kepadamu dan akan menyertaimu." (1)

(1) Hadits ini shahih dilansir oleh Ath-Thabrani, Abu Ya'la, Ad-Darimi, Ibnu Hibban, dan Al-Haitsami.

(Dikutip dari Terjemahan Buku Air Mata Nabi/ Sad Management Ala Nabi, karangan Abu Abdurrahman Al-Mishri)

Kesaksian Seekor Serigala akan Kerasulan Rasulullah Saw.

   Diriwayatkan dari Abu Sai'id Al-Khudri ra., ia bercerita: Seekor serigala mengejar seekor domba dan menangkapnya, lalu si penggembala mengejarnya dan menarik domba tersebut dari cengkeramannya. Serigala tersebut pun duduk berjongkok di atas ekornya sambil berkata,"Apakah kau tidak takut kepada Allah? Mengapa kau ambil paksa dariku rezeki yang telah diberikan Allah kepadaku?"
   "Aneh bin ajaib,"seru si penggembala."Ada seekor serigala berbicara kepadaku seperti manusia!"
   "Maukah kau aku beritahu sesuatu yang lebih menakjubkan dari hal tersebut?"Tukas si serigala.
   "Muhammad Saw. di Yastrib memberitahukan kepada umat manusia berita-berita umat terdahulu."
    Abu Sa'id melanjutkan : (karena tertarik dengan serigala tersebut) si penggembala pun menggiring dombanya ke Madinah dan begitu memasuki kota tersebut, ia tambatkan dombanya di salah satu sudut kota Madinah, kemudian datang menghadap Rasulullah Saw. dan memberitahukan kejadian tersebut.Rasulullah Saw. lantas memberikan perintah (untuk mengumpulkan umat di masjid), maka dikumandangkan seruan"Mari dirikan shalat berjamaah".(Setelah orang-orang berkumpul), beliau kemudian keluar menemui mereka dan berbicara kepada si penggembala,"Ceritakan pada mereka." Si Penggembala pun menceritakan apa yang dialaminya pada khalayak jamaah shalat.
   Rasulullah Saw. menukas,"Benar apa katanya. Demi Dzat yang diriku ada dalam genggaman tangan Kuasa-Nya, kiamat tidak akan tiba sampai ada binatang-binatang buas berbicara kepada manusia, dan sampai ada seseorang yang diajak bicara oleh ujung cambuknya dan oleh tali sepatunya, serta diberitahu oleh pahanya mengenai apa yang diperbuat oleh keluarganya sepeninggalnya."(1)

(1) Hadits ini dinyatakan shahih oleh syekh Al-Bani dalam Shahih Al-Jami' no 7083


(Dikutip dari Terjemahan Buku Air Mata Nabi/ Sad Management Ala Nabi, karangan Abu Abdurrahman Al-Mishri)